Lewati ke isi
MalangSatu

Lifestyle & Entertainment

Tren Hijaber Mendaki Gunung, Tampil Stylish Tanpa Mengabaikan Kenyamanan dan Keselamatan

Rayya Hargita, Rully Novianto

30 Oktober 2026 · 1 hari lalu

MALANG – Aktivitas mendaki gunung kini semakin diminati berbagai kalangan, termasuk perempuan berhijab. Fenomena hijaber mendaki gunung menjadi salah satu tren gaya hidup yang menarik perhatian.

Tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati keindahan alam, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para perempuan untuk mengekspresikan diri, menjaga kesehatan, sekaligus membuktikan bahwa hijab bukanlah penghalang untuk beraktivitas di alam bebas.

Tren hijaber mendaki gunung semakin terlihat melalui berbagai unggahan di media sosial. Banyak perempuan berhijab membagikan pengalaman pendakian mereka dengan memperlihatkan pemandangan alam, kebersamaan bersama teman, hingga gaya berpakaian yang tetap modis selama perjalanan.

Dalam menunjang aktivitas tersebut, pemilihan outfit menjadi salah satu hal yang diperhatikan. Para hijaber umumnya memilih pakaian olahraga berbahan ringan, mudah menyerap keringat, tidak membatasi gerakan, serta tetap nyaman digunakan dalam waktu lama. Celana trekking, jaket outdoor, inner hijab, dan kerudung praktis menjadi beberapa pilihan perlengkapan yang banyak digunakan.

Warna-warna earth tone seperti cokelat, krem, hijau army, dan hitam juga kerap menjadi pilihan karena memberikan kesan sederhana sekaligus menyatu dengan suasana alam. Meski demikian, kenyamanan dan fungsi pakaian tetap menjadi prioritas utama dibandingkan sekadar mengikuti tren fashion.

Selain penampilan, keselamatan selama pendakian juga perlu mendapat perhatian. Hijaber yang ingin mencoba aktivitas ini perlu mempersiapkan kondisi fisik, memilih jalur pendakian sesuai kemampuan, membawa perlengkapan yang memadai, serta memastikan cuaca dan kondisi gunung sebelum berangkat.

Penggunaan hijab yang praktis dan tidak mudah terlepas juga penting agar tidak mengganggu pergerakan selama perjalanan. Pendaki disarankan membawa pakaian hangat, jas hujan, air minum, makanan bergizi, serta perlengkapan darurat.

Tren hijaber mendaki gunung menunjukkan bahwa aktivitas petualangan semakin terbuka bagi siapa saja. Perempuan berhijab dapat tetap menjalankan aktivitas sesuai prinsip berpakaian yang diyakini, sekaligus menikmati pengalaman menjelajahi alam.

Pada akhirnya, mendaki gunung bukan hanya tentang penampilan atau mengikuti tren media sosial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melatih kemandirian, membangun kepercayaan diri, menjaga kebugaran, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan persiapan yang matang, hijaber dapat menikmati petualangan di alam bebas dengan tetap tampil nyaman, percaya diri, dan mengutamakan keselamatan.

Hijaber Pendaki