Dua Kartu Merah Arema FC, Bali United Bawa Pulang Kemenangan 3-1 di Kanjuruhan
Rayya Hargita, Suharto
MALANG – Disiplin pemain menjadi sorotan dalam kekalahan Arema FC dari Bali United pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (31/10/2026) sore, Singo Edan takluk 1-3 setelah harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain akibat dua kartu merah.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Arema yang berusaha mempertahankan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang yang sulit ditaklukkan. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi catatan positif bagi Bali United karena berhasil meraih tiga poin tandang untuk pertama kalinya musim ini.
Pertandingan sebenarnya berlangsung cukup seimbang pada awal babak pertama. Arema berusaha mengambil inisiatif serangan melalui sejumlah pemain depan, di antaranya Careca, Vinicius, Gabi, dan Samuel Otusanya. Namun, peluang yang didapat belum mampu dikonversi menjadi gol.
Kesempatan terbaik Arema hadir pada menit ke-30. Vinicius yang mendapat peluang berhadapan langsung dengan kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, gagal menuntaskan kesempatan tersebut. Penyelamatan penjaga gawang tim tamu membuat skor tetap imbang.
Kegagalan memaksimalkan peluang harus dibayar mahal. Bali United justru mampu mencuri keunggulan pada menit ke-40 melalui Marco Dugandzic. Menerima umpan pendek Irfan Jaya di kotak penalti, penyerang asal Kroasia tersebut melepaskan tendangan kaki kiri yang gagal diamankan sempurna oleh Syahrul Trisna Fadillah.
Belum sempat memperbaiki keadaan, gawang Arema kembali bobol pada menit ke-45. Irfan Jaya memanfaatkan kombinasi permainan dengan Yachida untuk menembus pertahanan tuan rumah. Penyelesaian kaki kirinya membawa Bali United unggul 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema mencoba mengubah keadaan melalui pergantian pemain. Gustavo Franca dan Alfarizi dimasukkan untuk meningkatkan intensitas serangan. Namun, perubahan tersebut belum mampu mengatasi persoalan di lini pertahanan.
Bali United malah memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-67. Yuchida berhasil memanfaatkan umpan Kadek Agung setelah lolos dari pengawalan pertahanan Arema. Gol tersebut semakin memperberat langkah tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.
Situasi Arema semakin rumit ketika Dewangga menerima kartu merah pada menit ke-74 setelah melakukan pelanggaran terhadap Uchida. Bermain dengan sepuluh pemain, Arema tetap berusaha memberikan perlawanan dan akhirnya memperkecil ketertinggalan lima menit kemudian.
Gol Arema tercipta pada menit ke-79 melalui Careca. Penyerang tersebut memanfaatkan kesalahan Geypens yang kehilangan penguasaan bola, lalu melepaskan tendangan kaki kiri untuk mengubah skor menjadi 1-3. Gol ini sempat memberikan harapan bagi tuan rumah untuk memperkecil selisih angka.
Namun, upaya Arema semakin berat setelah Julian Guevara turut diusir wasit pada masa tambahan waktu. Pelanggaran terhadap Uchida membuat Arema harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.
Hingga pertandingan berakhir, skor 1-3 tidak berubah. Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Arema, terutama terkait efektivitas penyelesaian akhir, koordinasi pertahanan, serta pengendalian emosi pemain. Sementara itu, Bali United berhasil memanfaatkan peluang dengan lebih baik dan membawa pulang kemenangan dari Kanjuruhan.