Lewati ke isi
MalangSatu

Sport

Berawal dari Hobi saat Pandemi, Dika Jadi Mekanik Andalan Goweser

Ramadhan Jurnalista, Rully Novianto

21 Oktober 2026 · baru saja

Dika saat memperbaiki sepeda di workshop Kajang Bike. Foto : Ramdhan Jurnalista

BATU – Berawal dari hobi bersepeda saat pandemi Covid-19, Dika, 32, kini menjelma menjadi mekanik sepeda andalan para goweser di Kota Batu. Berbekal kemampuan otodidak dan pengalaman yang terus diasah, dia mampu menangani berbagai jenis sepeda, khususnya perawatan dan perbaikan suspensi. Kini, profesi yang berawal dari kegemaran tersebut menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya.‎‎

Kesibukan Dika terlihat saat malangsatu mengunjungi workshop Kajang Bike (KJB) di Jalan Mojowarno Nomor 47, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Sebanyak 13 sepeda tampak mengantre untuk mendapatkan servis.‎‎

Di antara deretan sepeda tersebut, Dika terlihat telaten menangani sebuah mountain bike (MTB) merek Thrill full suspension. Dia memeriksa komponen demi komponen untuk memastikan sepeda kembali berfungsi optimal.‎‎

Keahlian yang dimilikinya saat ini tidak diperoleh melalui pendidikan formal. Dika belajar secara mandiri, mencoba berbagai teknik perbaikan, hingga menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses belajar.‎‎

“Belajarnya otodidak. Dari kegagalan itu saya belajar sampai akhirnya bisa memperbaiki sepeda,” ujar Dika kepada malangsatu.‎‎

Berawal dari Sepeda Pertama‎‎Sebelum menekuni dunia perbengkelan sepeda, Dika bekerja di sebuah peternakan kambing etawa di Kota Batu. Namun, pandemi Covid-19 menjadi titik balik dalam perjalanan hidupnya. Setelah berhenti bekerja, dia mulai mencoba olahraga bersepeda untuk mengisi waktu luang.‎‎

Sepeda pertamanya adalah Polygon seri Unitoga. Dari situlah ketertarikannya terhadap dunia gowes mulai tumbuh. Tak sekadar mengayuh pedal, Dika mulai mempelajari berbagai komponen sepeda, melakukan upgrade, serta mendalami cara perawatan dan perbaikannya.‎‎

“Awalnya hanya punya sepeda biasa. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa upgrade ke full suspension,” imbuhnya.‎‎

Semakin sering bersepeda, semakin besar pula rasa ingin tahunya terhadap teknologi dan komponen yang menunjang performa sepeda. Hobi tersebut perlahan berkembang menjadi ketertarikan yang lebih serius hingga membuka jalan menuju profesi baru.‎‎

Kesempatan menekuni dunia mekanik datang ketika Dika diajak bekerja di sebuah bengkel sepeda di kawasan Gang Keramat, Jalan Diponegoro, Kota Batu. Pengalaman di tempat tersebut menjadi bekal penting untuk mengasah keterampilannya.‎‎

Seiring bertambahnya pengalaman, kemampuan Dika semakin berkembang. Hingga akhirnya, dia memutuskan menekuni profesi mekanik secara profesional di Kajang Bike.‎‎

Perjalanannya menunjukkan bahwa kemampuan dapat tumbuh melalui kemauan belajar dan ketekunan. Berangkat dari hobi, Dika membangun keahlian sedikit demi sedikit hingga mampu menjadikannya sebagai pekerjaan yang menjanjikan.

‎‎Jago Tangani Suspensi, Pelanggan Datang dari Luar Daerah‎‎Kini, Dika melayani perbaikan berbagai jenis sepeda, mulai dari mountain bike (MTB), all mountain (AM), downhill (DH), hingga road bike (RB). Namun, keahlian utamanya terletak pada perawatan dan perbaikan suspensi atau shock sepeda.‎‎

Bagi pesepeda yang gemar menjajal jalur berbatu, turunan terjal, maupun medan off-road, suspensi menjadi salah satu komponen penting untuk menunjang kenyamanan dan performa. Penanganannya pun membutuhkan ketelitian serta pemahaman teknis agar komponen dapat bekerja optimal.‎‎

Keahlian tersebut membuat jangkauan pelanggan Kajang Bike semakin luas. Pesanan servis tidak hanya datang dari Malang Raya, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di Indonesia.‎‎“Ndak hanya Malang, yang sering dari Bandung, Balikpapan, sama Bali,” jelasnya.‎‎

Kepercayaan pelanggan menjadi salah satu hal yang dijaga Dika dalam menjalani profesinya. Setiap sepeda memiliki kondisi dan kebutuhan berbeda sehingga proses pemeriksaan hingga perbaikan harus dilakukan secara cermat.‎‎

Bagi Dika, profesi mekanik bukan sekadar sarana menyalurkan hobi. Pekerjaan tersebut juga menjadi sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.‎‎“Alhamdulillah, cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tuturnya.‎‎

Dari aktivitas yang awalnya hanya menjadi kegemaran, Dika kini memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi. Ketekunannya mendalami dunia sepeda tidak hanya membawanya menjadi mekanik, tetapi juga memberinya kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga.‎‎

Tak Hanya Mekanik, Juga Pemandu Jalur‎‎

Aktivitas Dika tidak hanya berlangsung di dalam bengkel. Dia juga aktif mendampingi komunitas pesepeda dan kerap dipercaya menjadi marshal saat menjelajahi jalur-jalur off-road.‎‎

Pengalaman bersepeda membuatnya terbiasa menghadapi beragam karakter medan. Pengetahuan mengenai kondisi jalur, ditambah kemampuan teknis memperbaiki sepeda, menjadi bekal penting ketika mendampingi pesepeda dalam perjalanan.‎‎

Pengalaman tersebut pernah dirasakan tim malangsatu saat melintasi jalur Gunung Bromo melalui Jemplang, Poncokusumo, Kabupaten Malang, menuju Tutur Welang, Pasuruan.‎‎

Dalam perjalanan itu, Dika menunjukkan tanggung jawabnya sebagai pendamping tim. Ketika terjadi kendala teknis pada sepeda, dia mampu membantu menangani kerusakan dengan baik. Kemampuannya mengenali rute juga menjadi nilai tambah saat memimpin perjalanan.‎‎

Bagi Dika, memastikan perjalanan goweser berjalan lancar bukan hanya soal mengetahui jalur, tetapi juga mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi di tengah perjalanan. Karena itu, dia berupaya menyiapkan kebutuhan teknis sebelum keberangkatan.‎‎

“Saya usahakan totalitas untuk backup service, jadi klien bisa tenang saat berada di jalur. Saya siapkan spare part,” jelasnya.‎‎

Dukungan tersebut menjadi nilai tambah bagi pesepeda yang membutuhkan pendampingan selama menjelajahi jalur menantang. Dika tidak hanya membantu mengarahkan perjalanan, tetapi juga memberikan dukungan teknis ketika sepeda mengalami masalah di lapangan.‎‎

Kembangkan Layanan untuk Kebutuhan Goweser‎‎

Melalui Kajang Bike, Dika turut menyediakan beragam layanan untuk memenuhi kebutuhan komunitas pesepeda. Selain servis sepeda, tersedia penjualan suku cadang bekas MTB, jual beli sepeda bekas, hingga layanan tukar tambah komponen.‎‎

Kajang Bike juga menyediakan persewaan sepeda MTB dan jasa pemandu gowes di wilayah Malang Raya. Beragam layanan tersebut menjadikan bengkel ini sebagai tempat bagi pesepeda untuk merawat kendaraan, mencari komponen, hingga mempersiapkan perjalanan menyusuri berbagai jalur.‎‎

Perjalanan Dika menjadi gambaran bagaimana hobi dapat berkembang menjadi profesi ketika ditekuni dengan kesungguhan. Dari sepeda pertama yang dimilikinya saat pandemi, dia belajar secara mandiri, mengasah kemampuan melalui pengalaman, hingga dipercaya menangani sepeda pelanggan dari berbagai daerah.‎‎

Kini, di antara peralatan bengkel dan deretan sepeda yang menunggu giliran servis, Dika terus menekuni profesinya. Baginya, bersepeda bukan lagi sekadar hobi, melainkan keterampilan yang menjadi sumber penghidupan keluarga sekaligus jalan untuk terus berkontribusi bagi komunitas goweser.‎‎

Dika Kajang Bike MTB