Lewati ke isi
MalangSatu

Malang Raya

Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM di Jawa Timur, Jutaan Liter Disiapkan

Rayya Hargita, Suharto

26 Oktober 2026 · baru saja

Sebuah truk tangki Pertamina memasok BBM ke SPBU untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus memperkuat kesiapan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur melalui optimalisasi penerimaan BBM dari kapal tanker di sejumlah terminal. Proses penerimaan yang dimulai sejak 24 Oktober 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung secara bertahap selama beberapa hari ke depan untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa perencanaan pasokan dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan kebutuhan energi di setiap wilayah serta jadwal kedatangan kapal tanker.

“Penerimaan BBM melalui kapal tanker merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga kesiapan pasokan energi di Jawa Timur. Kami terus mengoptimalkan perencanaan dan pemantauan pasokan serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Ahad.

Penguatan pasokan dilakukan di sejumlah terminal BBM strategis. Di Fuel Terminal (FT) Tuban, penerimaan Solar dari kapal tanker sedang berlangsung dengan volume sekitar 31 juta liter. Selain itu, tambahan pasokan Solar sekitar 32 juta liter dan Pertamax sekitar 31 juta liter dijadwalkan tiba secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.

Pasokan Pertalite di FT Tuban juga diperkuat dengan volume sekitar 23 juta liter. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam menjaga kesiapan stok berbagai jenis BBM untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Sementara itu, di Integrated Terminal (IT) Surabaya, pembongkaran Solar di Dermaga Semampir berlangsung dengan volume sekitar 13 juta liter. Penguatan pasokan juga dilakukan melalui IT Tanjung Wangi, yang dijadwalkan menerima kapal tanker pengangkut sekitar 10 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax.

Ahad menjelaskan, kelancaran penerimaan hingga penyaluran BBM memerlukan koordinasi yang baik antara Pertamina, mitra operasional, serta berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut penting untuk memastikan setiap tahapan distribusi berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa menjaga keandalan pasokan energi membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar setiap tahapan pemenuhan pasokan dapat berjalan optimal,” katanya.

Selain memastikan kesiapan pasokan, Pertamina juga mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Partisipasi masyarakat dinilai dapat mendukung upaya bersama dalam menjaga ketersediaan energi agar tetap terjaga.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi pasokan dan mengoptimalkan penerimaan BBM di berbagai terminal. Upaya tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran distribusi serta menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di Jawa Timur.