Lewati ke isi
MalangSatu

Lifestyle & Entertainment

Tren Motor Trail Makin Digemari Warga Malang, Adventure Jadi Gaya Hidup Pecinta Otomotif

Faris AL, Rully Novianto

25 Oktober 2026 · 2 hari lalu

Event kejuaran kompetisi motor trail di Kota malang beberapa waktu lalu. (Foto : Rully Novianto/malangsatu)

KOTA MALANG – Motor trail kini tak sekadar menjadi kendaraan untuk menaklukkan medan berat. Bagi sebagian warga Malang dan pecinta otomotif, aktivitas menjelajahi jalur perbukitan dengan motor trail telah berkembang menjadi gaya hidup yang memadukan hobi, tantangan, persaudaraan, dan petualangan di alam terbuka.

Antusiasme tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Malang Adventure Trail (MAT) 2026 pada 3–4 Oktober 2026. Ajang yang berlangsung di Jambuluwuk Bromo Poshtel, Malang, itu diikuti sekitar 1.200 bikers dari berbagai daerah.

Memasuki penyelenggaraan ke-14, MAT menjadi salah satu wadah berkumpulnya komunitas motor trail untuk menyalurkan hobi sekaligus menguji keterampilan berkendara di medan menantang di kawasan perbukitan Gunung Bromo.

Karakter jalur motocross dan enduro menjadi daya tarik utama. Peserta harus menghadapi tanjakan terjal, lintasan teknis, serta medan yang menuntut konsentrasi dan kemampuan mengendalikan putaran mesin.

Bagi penggemar motor trail, tantangan tersebut bukan semata-mata soal kecepatan. Kemampuan membaca kondisi jalur, menjaga keseimbangan, mengatur tenaga mesin, dan memahami batas kemampuan diri menjadi bagian penting dari pengalaman berkendara.

Komunitas dan Petualangan Jadi Daya Tarik

Berkembangnya kegiatan adventure trail juga memperlihatkan kuatnya peran komunitas dalam dunia hobi otomotif. Kegiatan bersama memberi kesempatan bagi para rider untuk bertemu dengan sesama penggemar, berbagi pengalaman, hingga mengenal karakter motor dan perlengkapan yang digunakan saat menjelajahi medan ekstrem.

MAT 2026 turut melibatkan berbagai merek otomotif, pelumas, dan perlengkapan berkendara. Kehadiran industri tersebut membuat ajang ini tidak hanya menjadi ruang berkumpulnya komunitas, tetapi juga kesempatan untuk mengenalkan dan menguji produk secara langsung dalam kondisi penggunaan yang menantang.

Salah satu produk yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah Shogun 2R, pelumas untuk motor bermesin dua tak yang diuji oleh peserta di lintasan enduro.

Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, mengatakan pihaknya membagikan 1.500 paket tester Shogun 2R kepada peserta MAT 2026 agar para rider dapat mencoba produk tersebut saat berkendara.

“Di ajang ini kita membagikan 1.500 tester pack Shogun 2R ke para peserta Malang Adventure Trail 2026. Para rider dapat mencoba langsung pelumas terbaru tersebut dan mengenal karakteristik Shogun 2R yang memang dirancang mendukung aktivitas berkendara di medan menantang,” kata Welmart.

Menurut informasi produk yang disampaikan perusahaan, Shogun 2R menggunakan teknologi 100 persen Synthetic Ester untuk mendukung kebutuhan mesin dua tak, terutama ketika bekerja pada putaran tinggi dan menghadapi beban berat.

Teknologi pelumas tersebut diklaim membantu menjaga lapisan pelindung komponen mesin, mengurangi gesekan, serta menekan keausan selama mesin beroperasi.

Event kejuaran kompetisi motor trail di Kota malang beberapa waktu lalu. (Foto : Rully Novianto/malangsatu)

Sensasi Mesin di Jalur Ekstrem

Pengalaman berkendara di medan berat juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk merasakan langsung karakter motor dan perlengkapan yang digunakan.

Sungkowo, peserta dari klub Baung Trail, menilai pelumas yang dicobanya memberikan respons mesin yang terasa lebih ringan ketika melewati lintasan menantang.

“Terutama ketika menghadapi tanjakan dan trek menantang yang memaksa mesin bekerja lebih ekstra. Tapi pelumas ini membantu respons mesin, jadi akselerasi tetap responsif selama berkendara,” ujar Sungkowo.

Ia menambahkan, respons mesin saat digunakan pada putaran tinggi menjadi salah satu hal yang diperhatikannya ketika melintasi jalur berat.

“Yang terasa itu mesinnya tetap enak saat diajak bermain di putaran tinggi. Jadi ketika harus tarik gas lebih dalam atau melewati medan yang berat, saya merasa lebih yakin karena napas dan tenaga motor tetap terjaga,” sambungnya.

Hobi Trail Perlu Diimbangi Keselamatan

Popularitas adventure trail membawa konsekuensi bahwa kegiatan berkendara di alam terbuka perlu dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Penggunaan perlengkapan pelindung, pemeriksaan kondisi motor sebelum berangkat, pemahaman kemampuan berkendara, serta kepatuhan terhadap arahan penyelenggara menjadi hal penting ketika menghadapi jalur ekstrem.

Rider juga perlu memastikan kegiatan dilakukan di jalur yang diperbolehkan, tidak merusak vegetasi, dan tidak mengganggu kawasan konservasi maupun masyarakat sekitar.

Pada akhirnya, tren motor trail tidak hanya menawarkan sensasi menaklukkan tanjakan dan lintasan berlumpur. Bagi komunitasnya, kegiatan ini juga menjadi ruang membangun persahabatan, menambah pengalaman, dan menikmati petualangan dengan tetap mengutamakan keselamatan serta tanggung jawab terhadap alam. Antusiasme ribuan peserta MAT 2026 menjadi gambaran besarnya minat terhadap kegiatan adventure trail. Dengan komunitas yang aktif dan penyelenggaraan yang mengedepankan keselamatan, hobi ini berpotensi terus berkembang sebagai bagian dari gaya hidup otomotif di Malang dan sekitarnya.

CRF 150 MOTOR TRAIL MALANG