Lewati ke isi
MalangSatu

Nasional

Blackout Batam, Prabowo Minta Transformasi PLN Dipercepat

Rayya Hargita, Suharto

15 Oktober 2026 · baru saja

Suasana malam saat blackout melanda Batam. Di balik gelapnya jalanan, seberkas cahaya senter menjadi pengingat betapa berartinya aliran listrik bagi aktivitas kita sehari-hari.

Pemadaman listrik atau blackout yang melanda Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026), mendorong pemerintah mempercepat pembenahan PT PLN (Persero). Presiden Prabowo Subianto meminta Danantara Indonesia mengevaluasi dan mempercepat transformasi perusahaan listrik negara tersebut agar mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan tanggap terhadap gangguan pasokan listrik.

Arahan tersebut disampaikan CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani setelah bertemu Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/10/2026). Selain pembenahan model bisnis PLN, pertemuan itu juga membahas percepatan pemanfaatan panel surya berkapasitas 100 gigawatt (GW) sebagai bagian dari pengembangan energi nasional.

Rosan mengatakan, Danantara akan berkoordinasi dengan tim PLN untuk melakukan kajian menyeluruh dan menyusun usulan transformasi sesuai arahan Presiden. Pembenahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan sekaligus mengurangi beban subsidi pemerintah.

Salah satu perhatian utama pemerintah adalah kesiapan PLN dalam menghadapi kondisi darurat. Rosan menegaskan perlunya penyempurnaan rencana cadangan atau backup plan agar gangguan pasokan listrik dapat ditangani secara cepat dan dampaknya terhadap masyarakat bisa diminimalkan. Langkah antisipasi tersebut dinilai penting untuk diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut gangguan listrik di Batam diduga berkaitan dengan sejumlah persoalan teknis pada jaringan kelistrikan. Berdasarkan laporan yang diterimanya, gangguan antara lain diduga dipicu petir dan kemungkinan hewan yang terkena jaringan listrik. Meski demikian, penyebab pasti pemadaman masih perlu ditelusuri oleh pihak terkait.

Gangguan pasokan listrik tersebut terjadi sejak Senin (12/10/2026) dan berdampak pada ratusan ribu pelanggan. Pemerintah Kota Batam menyebut gangguan awal terjadi di wilayah Sekupang sebelum meluas ke sejumlah wilayah pelayanan lainnya. Berdasarkan data pemulihan yang disampaikan pemerintah daerah pada Selasa (13/10/2026), sebanyak 406.083 dari total 411.219 pelanggan terdampak telah kembali mendapatkan pasokan listrik pada pagi hari itu.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menyampaikan bahwa pasokan listrik di Batam telah pulih 100 persen pada Rabu (14/10/2026). Sementara itu, pemulihan di sebagian wilayah Bintan masih berlangsung. PLN juga menyatakan akan menelusuri penyebab gangguan peralatan serta memperhatikan mekanisme kompensasi bagi pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku Pemerintah berharap evaluasi dan percepatan transformasi PLN tidak hanya berfokus pada efisiensi bisnis, tetapi juga memperkuat keandalan jaringan, kesiapan menghadapi keadaan darurat, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Gangguan di Batam menjadi pengingat bahwa pasokan listrik merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, serta keberlangsungan usaha. Karena itu, pembenahan sistem kelistrikan diharapkan mampu mencegah kejadian serupa dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan listrik nasional.