Lewati ke isi
MalangSatu

Malang Raya

Workshop Furniture di Kecamatan Dau Terbakar, Estimasi Kerugian Tembus Ratusan Juta

Ramadhan Jurnalista, Rully Novianto

14 Oktober 2026 · 7 jam lalu

MALANG – Kebakaran menghanguskan Workshop Furniture di Jalan Raya Dermo Nomor 177, Dusun Jetak Ngasri, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Rabu (14/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan area sekitar 120 meter persegi terdampak, dengan estimasi kerugian material mencapai Rp200 juta.‎‎

Api diketahui warga sekitar ketika kondisinya telah membesar. Sejumlah warga sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sebelum menghubungi petugas pemadam kebakaran.‎‎

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang, Win Haliem, mengatakan laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 05.10 WIB. Petugas kemudian menyiapkan personel dan kendaraan untuk menuju lokasi kebakaran.‎‎“Laporan kami terima sekitar pukul 05.10 WIB. Setelah menerima informasi, personel segera diberangkatkan menuju lokasi kebakaran di Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau,” kata Win, Rabu (14/10/2026).‎‎

Berdasarkan catatan penanganan, informasi titik lokasi dibagikan pada pukul 05.15 WIB. armada damkar Kabupaten Malang mulai diberangkatkan lima menit kemudian dan tiba di tempat kejadian sekitar pukul 05.35 WIB.

Libatkan Damkar Kabupaten Malang dan Kota Batu

Proses pemadaman melibatkan Regu 3 Damkar Kabupaten Malang yang mengerahkan tiga unit kendaraan, yakni U7, U8, dan U2, dengan dukungan enam personel. Operasi tersebut juga diperkuat satu unit kendaraan dari Damkar Kota Batu yang membawa tujuh personel.‎‎

Secara keseluruhan, empat unit kendaraan dan 13 personel terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.‎‎Petugas melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 07.05 WIB. Setelah menyelesaikan penanganan di lokasi, seluruh personel kembali ke markas masing-masing dan tercatat tiba sekitar pukul 07.45 WIB.‎‎

Workshop Furniture yang terbakar diketahui milik Moh Syifa, 57, warga Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Hingga laporan awal penanganan disusun, belum ada kepastian mengenai penyebab munculnya api.‎‎

Win menegaskan bahwa nilai kerugian yang dilaporkan masih berupa perkiraan. Sementara itu, sumber kebakaran belum diketahui berdasarkan informasi yang diterima pihak pemadam kebakaran.‎‎“Kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp200 juta. Untuk sumber api, berdasarkan laporan yang kami terima, masih belum diketahui,” ujarnya.

Warga Diminta Mengutamakan Keselamatan‎‎

Kejadian ini menjadi perhatian terhadap pentingnya pelaporan cepat saat kebakaran mulai terdeteksi. Api yang telah membesar berpotensi menyulitkan proses pemadaman, terlebih jika membakar material yang mudah terbakar seperti kayu.‎‎

Win mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran ketika mengetahui adanya kebakaran. Warga juga diminta tidak mengambil risiko dengan mencoba memadamkan api sendiri apabila situasi sudah tidak terkendali.‎‎

Menurutnya, upaya penanganan awal oleh masyarakat harus mempertimbangkan kondisi api dan keselamatan orang-orang di sekitar lokasi.‎‎

Masyarakat diharapkan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.‎‎

Penyebab kebakaran Workshop Furniture di Desa Mulyoagung tersebut masih belum dapat dipastikan. Informasi lebih lanjut mengenai asal api maupun hasil pemeriksaan lanjutan belum tercantum dalam laporan awal penanganan.

Damkar Malang