Ternak Kambing Sambil Kuliah, Auria Nur Laila Sukses Raih IPK 3,94
Faris AL, Rully Novianto
MALANG – Menjalani kuliah sekaligus mengelola usaha bukan perkara mudah. Namun, hal tersebut berhasil dibuktikan oleh Auria Nur Laila, lulusan Program Studi Peternakan Universitas Brawijaya (UB) PSDKU Kediri. Di tengah kesibukannya mengurus ternak kambing, ia mampu menyelesaikan studinya dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94.
Keberhasilan Auria menjadi gambaran bahwa keterbatasan waktu dan kesibukan bukan penghalang untuk meraih prestasi. Ia mampu menjalankan tanggung jawab sebagai mahasiswa sekaligus mengembangkan usaha peternakan yang menjadi sumber pembelajaran dan pengalaman berwirausaha.
Rutinitas Auria dimulai sejak pagi hari. Sebelum berangkat ke kampus, ia terlebih dahulu merawat kambing-kambingnya. Aktivitas tersebut biasanya dilakukan setelah subuh hingga sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah menyelesaikan pekerjaan di kandang, ia melanjutkan kegiatan akademik dengan menempuh perjalanan menuju kampus sekitar 30 menit.
Usaha ternak kambing yang dijalaninya berawal dari keinginan untuk memanfaatkan waktu luang dan belajar hidup mandiri. Dengan menggunakan tabungan dari uang sakunya, Auria mulai memelihara kambing dalam skala kecil.
Seiring berjalannya waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi usaha yang tetap ia tekuni selama masa perkuliahan.
Auria menjelaskan bahwa usahanya berawal dari inisiatif sederhana untuk mengisi luang. Ia mengungkapkan, “Saya nekat belajar memelihara kambing menggunakan tabungan yang ada. Niat awalnya memanfaatkan waktu luang dan belajar mandiri. Ternyata usaha ini berlanjut,” jelasnya, dikutip dari keterangan UB pada Senin (12/10/2026).
Dalam menjalani pendidikan, Auria juga memperoleh bantuan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Beasiswa tersebut membantu memenuhi kebutuhan pendidikannya, termasuk perlengkapan kuliah, praktikum, penelitian, serta kegiatan akademik lainnya.
Di sisi lain, Auria tetap berupaya mengatur pengeluaran secara cermat. Ia memanfaatkan hasil usahanya untuk mendukung kemandirian finansial, meskipun kebutuhan sehari-hari masih mendapat dukungan dari orang tuanya.
Pilihan Auria untuk menempuh pendidikan di bidang peternakan didorong oleh ketertarikannya terhadap dunia hewan dan peluang pengembangan sektor peternakan. Selama kuliah, ia juga menaruh perhatian pada kesehatan serta reproduksi hewan ternak.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Auria memiliki cita-cita menjadi tenaga profesional di bidang peternakan, khususnya sebagai mantri ternak atau inseminator. Ia berharap ilmu yang diperolehnya dapat diterapkan secara langsung untuk membantu para peternak meningkatkan kualitas pemeliharaan dan reproduksi ternak.
Meski menghadapi tantangan, termasuk kenaikan harga pakan yang memengaruhi pengembangan usaha, Auria tidak kehilangan semangat untuk melanjutkan bisnisnya. Ia bahkan memiliki rencana untuk memperluas bidang usaha ke peternakan ayam petelur.
Prestasi akademik dengan IPK 3,94 yang diraih Auria menunjukkan bahwa pendidikan dan kewirausahaan dapat berjalan beriringan apabila dikelola dengan disiplin dan perencanaan yang baik.
Perjalanannya juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengembangkan potensi diri, memanfaatkan peluang usaha, dan tetap berkomitmen menyelesaikan pendidikan.