Sertu Busari: Berikan Tausiyah Kepada Warga Desa Taji di Sela Tugas TMMD ke-130
A.Z Abisha, Tutus Sugiarto
Malang Kabupaten – Kehadiran Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0818/Kab. Malang di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, tidak hanya membawa perubahan fisik berupa pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa hingga ke relung spiritual masyarakat setempat. (16/10/2026)
Pemandangan hangat tersebut tampak di Dusun Krajan, Desa Taji, saat digelarnya pengajian dan jamaah tahlil rutin di kediaman Ibu Mami. Di antara barisan warga yang khusyuk berdoa, hadir seorang prajurit TNI yang menjadi pusat perhatian Sertu Busari, S.Kep., Ners.
Bintara dari Kesdam V/Brawijaya yang bertugas sebagai tim kesehatan Satgas TMMD ke-130 ini tak hanya piawai memegang peralatan medis atau memeriksa tekanan darah warga. Saat momentum keagamaan tersebut tiba, Sertu Busari tampil membawakan tausiyah agama dengan bahasa yang lugas, sejuk, dan menyentuh hati para jamaah.
“Tugas kami di TMMD bukan sekadar membangun jalan atau membedah rumah, tetapi juga merawat tali silaturahmi dan menguatkan keimanan bersama warga. Kesehatan fisik penting, namun ketenangan jiwa jauh lebih utama,” ujar Sertu Busari di sela-sela kegiatannya.
Dalam ceramahnya, Sertu Busari menyelipkan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan, rasa syukur, serta gotong royong sebagai fondasi kekuatan warga desa. Gaya penyampaiannya yang santun dan akrab membuat suasana pengajian terasa makin hangat tanpa sekat antara prajurit TNI dan warga desa.
Ibu Mami, tuan rumah jamaah tahlil, tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas kehadiran anggota Satgas TMMD tersebut.
“Kagum sekali melihat Pak Busari. Biasanya melihat tentara obati orang sakit, ternyata pinter ceramah juga. Suasananya jadi adem dan tahlilan malam ini terasa sangat berkesan,” ungkap Ibu Mami dengan senyum mengembang.
Kehadiran Sertu Busari menjadi cermin nyata bahwa TMMD ke-130 Kodim 0818/Kab. Malang hadir menyeluruh—menyejahterakan masyarakat secara lahiriah sekaligus menguatkan ikatan batiniah. Di balik seragam lorengnya, ada pengabdian tulus yang menyembuhkan fisik sekaligus menyejukkan hati masyarakat Desa Taji.