Lewati ke isi
MalangSatu

Malang Raya

‎Lestarikan Budaya Lokal,  Mudra Ganesha Pentaskan Tari Beskalan di Pantai Tanjung Penyu

Rully Novianto

12 Oktober 2026 · baru saja

MALANG – Empat siswa Sanggar Seni Mudra Ganesha Turen, yakni Himatus Sholihah, Widikartikasari, Rizky Lailatul Amelia dan Salsabila, menampilkan Tari Beskalan di Pantai Tanjung Penyu, Kabupaten Malang. Pementasan ini menjadi salah satu bentuk upaya mengenalkan sekaligus melestarikan seni tari tradisional khas Malang kepada masyarakat.‎‎

Tari Beskalan merupakan salah satu tarian tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Malang. Tarian ini memiliki ciri khas pada gerakan yang dinamis, luwes, serta ekspresi yang mencerminkan karakter dan nilai-nilai budaya lokal. Melalui pementasan tersebut, para siswa menunjukkan kemampuan dalam mengolah gerak, menjaga kekompakan, dan menampilkan keindahan seni tari tradisional.‎‎

Penampilan Himatus Sholihah, Widikartikasari, Rizky Lailatul Amelia dan Salsabila juga menjadi wujud pembelajaran seni yang tidak hanya berfokus pada keterampilan menari, tetapi turut menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya daerah. Keterlibatan generasi muda dalam pementasan seni tradisional diharapkan dapat menjaga keberlangsungan Tari Beskalan agar tetap dikenal dan diapresiasi oleh masyarakat luas.‎‎

Pantai Tanjung Penyu yang berada di Kabupaten Malang menjadi latar pementasan yang menarik, dengan suasana alam pesisir yang memberikan nuansa tersendiri bagi penampilan tari tradisional tersebut. Perpaduan seni budaya dan keindahan alam ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Malang melalui ruang-ruang publik dan destinasi wisata.‎‎

Melalui kegiatan ini, Sanggar Seni Mudra Ganesha Turen turut menunjukkan peran penting sanggar seni dalam membina generasi muda agar terus belajar, berkarya, dan berpartisipasi dalam pelestarian budaya daerah.‎‎Pementasan Tari Beskalan oleh Himatus Sholihah, Widikartikasari, dan Salsabila diharapkan dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk lebih mengenal, mencintai, serta melestarikan kesenian tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Malang.‎‎

Dengan semangat berkesenian, Tari Beskalan diharapkan tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga terus hidup dan berkembang melalui kreativitas generasi penerus.‎‎